Sebuah Catatan tentang Dunia

Saat dunia menjauh, ingatlah bahwa Allah selalu dekat. Tak perlu terlalu sibuk mengejarnya, karena hal itu hanya akan menjauhkan kita dariNya.

Dunia memang harus dijauhi kan, pada akhirnya? Jadi, kenapa masih mempersedih hati ketika dunia tak lagi berpihak?

Bukankah nanti dunia ini akan melupakan kita? Dan segera setelah urusan dengannya selesai, kitapun (pasti) harus melupakannya.

Semoga akhir kita di dunia adalah akhir yang baik…

5 pemikiran pada “Sebuah Catatan tentang Dunia

    1. Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Hallo mba Yaniiii. Maa syaa Allah lama nggak bersua heheh. Alhamdulillah kabar baik. Mba Yani gimana? Semoga aktivitas dan ibadah di bulan ramadhan tetap berjalan lancar yaa mbaa πŸ™‚

      Suka

      1. Alhamdulillah, di sini juga sehat terkendali Mba Ifah. Aamiin ya Allah, begitu pun Mba dan keluarga di sana yaa. Semoga tetap semangattt πŸ˜πŸ€— until the end πŸ˜šπŸ˜πŸ˜‹

        Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s