Sebuah Kota

Rasanya cukup berat meninggalkan kota yang hampir saja mengikat relung hatiku sepenuhnya. Namun bagaimana, jika semua urusanku telah usai di sana. Segala rasa yang tersisa, bersama kenangan sedih maupun bahagia, kutinggalkan saat itu juga di berandanya.

Namun sebelum benar-benar berlalu, kala itu tiap sudutnya telah kutitipi rindu. Nanti, saat kau berkunjung suatu waktu, biar disampaikan seluruhnya kepadamu.

2 pemikiran pada “Sebuah Kota

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s