Tenggelam

Kita semua pernah tenggelam dalam suatu keadaan. Terbawa arus yang menderas, terhanyut air yang meluap, terbenam sampai ke dasar, hingga menyadari betapa sulitnya mencari bantuan untuk keluar. Bahkan beberapa orang terpaksa mengais tenaga ketika pertolongan yang dinanti tak kunjung datang. Meski bisa diselamatkan, meski berhasil mentas, nyatanya masih banyak kemungkinan berhadapan dengan keadaan serupa di masa depan. Ujian… Namun, jangan lagi membuat kita terjerembab dalam kubangan. Jika memang dipertemukan dengan gelombang, maka tak perlulah menyelam karena kita pun tak pernah tau seberapa dalam ia ‘kan menghanyutkan. Cukuplah perhatikan dari permukaan. Penuh kehati-hatian, jangan lagi terjatuh sampai ke dasar…

11 pemikiran pada “Tenggelam

  1. Saat tenggelam seringkali tangan butuh uluran. Pinta pertolongan. Namun tak kunjung datang. Ya ! Sebuah harap hangat supaya datang jemari dari jiwa yang menopang kehidupan. Bersama berbagi canda tawa. Sayangnya, tak datang. Aku pun tenggelam.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s