Seikat Kebaikan

Tak ada salahnya mengingat –setidaknya– satu saja kebaikan yang pernah orang lain lakukan –siapapun orang itu. Sehingga ketika dia melakukan suatu kesalahan, kita bisa menjadikan kebaikannya sebagai penawar, agar tidak mudah melontarkan kebencian hanya karena satu keluputan.

Setitik nila katanya bisa merusak susu sebelanga. Namun nyatanya, setitik tinta tak lantas menghitamkan selembar kertas.

La.

3 pemikiran pada “Seikat Kebaikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s