Boleh Pergi, Asal Jangan Lupa Kembali

Kamu pantas untuk bersedih ketika kamu mulai menyadari bahwa harapanmu melangkah pada arah yang salah, ketika harapanmu menuju pada apa yang tidak seharusnya dituju. Lalu, bersegeralah memohon ampunan dan kembalilah padaNya. Terkadang, Dia sengaja membiarkanmu berharap pada sesuatu yang (hanya) baik menurutmu. Dia sengaja tak menegurmu sejak awal karena Dia ingin mengajarkanmu melihat dan menyikapi sesuatu yang keliru. Setelah itu, Dia akan tunjukkan kenyataan yang sebenarnya padamu, agar kamu sadar, agar kamu tau betapa hampa dan sakitnya ketika terlalu banyak meletakkan harapan kepada selainNya. Sederhananya, kamu mungkin memang sengaja dibiarkanNya pergi, namun jangan lupa untuk kembali. Jadi, Dia biarkanmu belajar terlebih dahulu atas ketidaktepatan langkah yang kamu pijak sebelumnya, lantas menuntunmu untuk selalu kembali padaNya. Kamu hanya perlu melihat adanya hikmah dari setiap kesalahan, kemudian… bersyukur.

4 pemikiran pada “Boleh Pergi, Asal Jangan Lupa Kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s